Upaya menciptakan suatu bentuk atau sistem pemerintah baru yang dapat menjamin hak atau kepentingan rakyat, berlangsung berabad-abad sebelum masehi yaitu sekitar 508 SM. Solon adalah seorang tokoh  pencetus ide demokrasi bagi masyarakat negara kota (polis) Atena di Yunani. Pada saat itu Solon tampil untuk memimpin negara kota Atena di saat negara kota Atena dilanda konflik bahkan ancaman perang saudara, saat polis Atena dipimpin oleh Draco.

Dengan undang-undang Solon, Atenalah negara pertama yang berusaha mempraktekkan bentuk pemerintahan, yaitu Demokrasi. Sebagai contoh dari undang-undang Solon menyatakan : Tiap orang Atena yang berumur 20 tahun ke atas berhak mengambil bagian dalam permusyawaratan rakyat, tiap warga negara wajib mengikuti rapat-rapat permusyawaratan rakyat.

Dikerajaan Inggris dan negara-negara Skandinavia misalnya, perkembangan demokrasi berlangsung dengan berangsur-angsur ( revolusioner). Lain lagi dengan perekembangan di Prancis dan Rusia dimana rakyat menumbangkan kekuasaan mutlak raja dan membentuk sistem pemerintahan baru yaitu bentuk Republik berdasarkan demokrasi yang luas. Sedangkan di Amerika Serikat dengan cara melepaskan diri sebagai jajahan dan meyusun negara sendiri berdasarkan kekuasaan rakyat.  Meskipun cara melahirkan sistem demokrasi ditiga negara tersebut sama yaitu dengan cara Revolusi rakyat, namun cara pengisian dan perkembangan demokrasi di tiga negara tersebut masing-masing berlainan.

Pengertian Demokrasi

Demokrasi berasal dari dua kata Yunani, yaitu demos artinya Rakyat dan Kratia yang berarti Pemerintahan. Jadi demokrasi adalah pemerintahan rakyat. Demokrasi juga berarti pola pemerintahan yang mengikutsertakan secara aktif anggota masayarakat dalam keputusan yang diambil oleh orang yang diberi wewenang. Menurut sarjana perancis M. Durverger dalam bukunya “Les Regimes Politiques” (1954), demokrasi adalah cara pemerintahan dimana golongan yang memerintah dengan golongan yang diperintah itu sama dan tidak terpisah-pisahkan.  Artinya bahwa semua orang (rakyat) berhak sama untuk memerintah dan juga untuk di perintah.

Konsepsi Demokrasi

Konsepsi demokrasi sebagai suatu metode formal untuk mengkoordinasi keputusan badan-badan dan pribadi-pribadi dengan kedudukan hirarkis yang sama. Orang-orang Yunani mengkonsepsikan demokrasi sebagai bentuk organisasi politik, yaitu bentuk dimana hak penentuan akhir tentang Polis (Negara Kota) berada ditangan mayoritas anggota setingkat dari rapat rakyat ( kuypers,1973:170-171). Lain lagi Ketika diadakan Konvensi untuk mengurangi kesimpangsiuran mengenai demokrasi, muncul dua Konsepsi Demokrasi yaitu, Ketika para wakil AS, Inggris, atau Perancis berbicara tentang demokrasi mereka mempunyai pemahaman yang berbeda dengan apa yang dipahami oleh kaum komunis Soviet dan Cina mengenai Demokrasi. Negara-negara barat berpendirian bahwa demokrasi yang dibawa ke Jerman harus mengandung pengertian mengenai kebebasan memilih, kebebasan pers, kebebasan mengadakan perkumpulan politik, kebebasan beragama, kebebasan berpikir dan mengeluarkan pendapat, persamaan derajat semua orang didepan hukum, hak rakyat untuk menentang pemerintahan, hak setiap warga negara untuk bepergian ke luar negeri untuk sementara atau beremigrasi secara tetap, dsb. Sedangkan konsepsi komunis untuk mendemokratisasikan jerman sama sekali lain sifatnya, karena yang dimaksudkan oleh komunis adalah penghancuran kapitalisme dan pembentukan perekonomian yang dikuasai oleh negara.

Sistem pemerintahan demokrasi adalah pengalihan pemerintah secara total dari sistem pemerintahan lama (monarchi atau otokrasi) atau kekuasaan kaum feodal atau tuan-tuan tanah menjadi kekuasaan rakyat. Revolusi Amerika melahirkan pemerintahan demokrasi dan meluas hingga di Eropa terutama di Perancis pada tahun 1789. Untuk menjadi negara dengan sistem demokrasi tersebut Prancis mencantumkan dalam konstitusinya (pasal 3) Prinsip kedaulatan rakyat, yaitu : “bahwa dasar seluruh kedaulatan berada ditangan rakyat.”

Daftar Pustaka

Ebenstein,William and Edwin Fogelman. 1994. Isme-Isme Dewasa Ini. Jakarta:Erlangga

Doel,J. Van Den.1988.Demokrasi dan Teori Kemakmuran.Jakarta: Erlangga

Poerbopranoto,Koentjara.1975.Sistem Pemerintahan Demokrasi. Bandung: PT. Eresco

Taopan,M.1989.DEMOKRASI PANCASILA Analisa Konsepsional Aplikatif. Kupang :Sinar Grafika