Untuk mengukur maju tidaknya suatu perekonomian diperlukan adanya suatu alat ukur yang tepat. Alat pengukur pertumbuhan perekonomian adalah :

  1. Produk Domestik Bruto (PDB)

Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun dan dinyatakan dalam harga pasar. PDB ini merupakan ukuran global sifatnya dan bukan merupakan alat pengukur yang tepat, karena belum dapat ,mencerminkan kesejahteraan yang sesungguhnya, seungguhnya kesejahteraan tersebut dinikmati  setiap penduduk Negara yang bersangkutan.

  1. Produk Domestik Bruto (PDB) Per kapita atau pendapatna per kapita

Pendapatan perkapita adalah besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu negara. Pendapatan perkapita didapatkan dari hasil pembagian pendapatan nasional suatu negara dengan jumlah penduduk negara tersebut. Pendapatan perkapita juga merefleksikan PDB  perkapita. Pendapatan per kapita (per capita income) adalah pendapatan rata-rata penduduk suatu negara pada suatu periode tertentu, yang biasanya satu tahun. Pendapatan per kapita bisa juga diartikan sebagai jumlah dari nilai barang dan jasa rata-rata yang tersedia bagi setiap penduduk suatu negara pada suatu periode tertentu. Pendapatan per kapita diperoleh dari pendapatan nasional pada tahun tertentu dibagi dengan jumlah penduduk suatu negara pada tahun tersebut. Pendapatan perkapita sering digunakan sebagai tolak ukur kemakmuran dan tingkat pembangunan sebuah negara; semakin besar pendapatan perkapitanya, semakin makmur negara tersebut. Pendapatan perkapita total suatu negara biasanya lebih rendah dari PDB negara tersebut. Contoh daftar PDB perkapita baik secara Purchasing Power Pariy maupun nominal untuk beberapa negara tertinggi maupun terendah untuk tahun 2010.

Nominal per kapita PPP per kapita
1. Luksemburg 80,288 Luksemburg 69,800
2. Norwegia 64,193 Norwegia 42,364
3. Eslandia 52,764 Amerika Serikat 41,399
4. Swiss 50,532 Irlandia 40,610
5. Irlandia 48,604 Eslandia 35,115
6. Denmark 47,984 Denmark 34,740
7. Qatar 43,110 Kanada 34,273
8. Amerika Serikat 42,000 Hong Kong, SAR 33,479
9. Swedia 39,694 Austria 33,432
10. Belanda 38,618 Swiss 32,571
179 Malawi 161 Malawi 596

Source:

  1. Pendapatan Per Jam Kerja

Pendapatan per jam kerja sebenarnya paling baik dipakai sebagai alat untuk mengukur maju tidaknya suatu perekonomian. Biasanya suatu Negara yang mempunyai tingkat pendapatan atau upah per jam kerja lebih tinggi daripada upah perjam kerja di Negara lain untuk jenis pekerjaan yang sama. Contohnya tingkat upah seorang pembersih ruangan di Amerika Serikat sekitar US$ 3,50 per jam pada tahun 1985, sedangkan tingkat upah untuk pekerjaan yang sama di Indonesia hanya US$ 2,00 per hari Kerja.

  1. Harapan Hidup Waktu Lahir

Diantara Negara ASEAN harapan hidup waktu lahir untuk Indonesia pada tahun 1986 adalah terpendek (57 tahun), sedangkan untuk singapura harapan hidup itu mencapai 73 tahun dan brunei adalah yang terpanjang yaitu mencapai 74 tahun. Hal ini karena dengan tingkat endapatan per kapita yang tinggi orang akan mampu memperoleh kualitas hidup yang baik yang meliputi kondisi makanan, perumahan, sandang, rekreasi dan sebagainya. Dengan demikian tingkat kesehatan sksn tinggi pula dan umur rata-rata akan menjadi panjang.