Berlokasi di Krajan RW 1, Mojosongo, Surakarta…

Sebuah rumah susun milik pemerintah yang berdiri sejak lama, jika diamati secara seksama lingkungan yang terletak agak jauh dari jalan utama ini cukup miris, menurut penuturan salah seorang penghuni Rusun yang memiliki sebuah toko kelontong, menceritakan bahwa dulu sebelum rusun itu dibangun oleh pemerintah, lokasi tersebut adalah kandang babi, lalu oleh Pemda setempat berencana akan diubah menjadi pasar, namun karena lokasinya berdekatan dengan pasar Mojosongo, akhirnya dibatalkakan dan dijadikan rusun.

Seiring berjalannya waktu rusun yang tidak hanya dihuni oleh warga Solo ini dikelola oleh RW setempat dengan sistem kontrak tiap bulan, sayangnya kondisi rusun tersebut sangat memprihatinkan, langit-langit atapnya rusak, sampah berserakan dimana-mana, jemuran milik penghuni rusun berjejer tak rapi disepanjang pagar, sehingga rusun tersebut terlihat kumuh.

Sistem pengelolaan yang kurang disiplin menjadikan semakin bertambahnhya kemelut penghuni setempat, seharusnya para penghuni menyerahkan surat-surat sebagai bukti kontrak, hal ini memang berjalan dalam beberapa kurun waktu, tetapi setelah pergantian RW sistem tersebut tidak lagi berjalan dan cenderung tidak diperhatikan sama sekali.

Saran saya, pihak terkait harus lebih tanggap mengenai setiap pengaduan dari warga tentang kondisi rusun tersebut, dan mereka berharap pihak terkait memperbaiki kerusakan-kerusakan yang ada dan mengelola sampah-sampah yang berserakan. Karena selama ini tiap pengaduan yang diajukan belum ditanggapi dengan serius oleh pihak terkait.