1. 1. Apa yang anda dapatkan setelah mempelajari mata kuliah Pengantar Antropologi?

Dalam mempelajari Antroplogi kita dapat memahami lebih dalam mengenai diri kita sebenarnya karena Antropologi merupakan ilmu yang mempelajari manusia. Tidak hanya itu saja, Ilmu Atropologi dimaksudkan sebagai ilmu yang khusus untuk dan langsung menyoroti segala jenis manusia dan dalam semua zaman, mulai dari jenis manusia yang muncul lebih dari sejuta tahun yang lalu dan ditelusuri perkembangannya sampai sekarang.

Dengan mempelajari mengenai sejarah asal dan perkembangan manusia, secara tidak langsung kita akan mengetahui anekawarna makhluk manusia, anekawarna bahasa serta anekawarna kebudayaan manusia di seluruh dunia. Kalu kita sudah tahu mengenai seluk beluk manusia kita akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan individu lain maupun lingkungan. kita sudah mempunyai bekal untuk menghadapi berbagai jenis manusia dan karakter-karakter yang melekat pada manusia itu.

Dengan mempelajari Antropologi, kita juga akan mempunyai wawasan yang luas mengenai kebudayaan sehingga kita tidak menilai bahwa kebudayaan yang satu dengan yang lain mempunyai jenjang yang sangat kontras, karena kebudayaan-kebudayaan yang ada di seluruh dunia mempunyai kedudukan yang sama, tidak ada yang lebih tinggi maupun rendah serta kebudayaan merupakan hasil cipta manusia. Dengan keragaman itu kita bisa bersikap toleransi terhadap perbedaan-perbedaan yang ada.

  1. 2. Buatlah definisi Masyarakat yang berbeda dengan yang ada dalam buku Pengantar Antropologi kemudian kemukakan perbedaan dan persamaan yang ada dalam buku Pengantar Antropologi!

Manusia merupakan makhluk yang tidak dapat hidup sendiri, mereka mempunyai keinginan dan membutuhkan pembauran dengan sesamanya, yaitu salah satunya dengan melakukan interaksi timbal balik, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan interaksi dan reaksi antar manusia  akan menimbulkan suatu komunitas social yang berkesinambungan dan saling bergantung satu sama lain. Hubungan yang timbale balik itu akan menghasilkan suatu  masyarakat.

Masyarakat menurut para ahli sosiologi adalah (Horton dan Hunt,1991:59) mendefinisikan

“masyarakat adalah  sekumpulan manusia yang secara relative mandiri, yang secara bersama-sama cukup lama, yang mendiami suatu wilayah tertentu, memiliki kebudayaan yang sama, dan melakukan sebagian besar kegiatannya dalam kelompok tersebut.”

Sekumpulan masnusia tersebut secara tidak langsung akan menghasilkan suatu ikatan yang erat antara satu dengan yang lainnya dan tentu saja saling bergantung, karena mereka mempunyai kepentingan dan tujuan yang sama dalam menempati suatu wilayah.

Sedangkan Menurut Selo Sumardjan masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Masyarakat yang hidup bersama, akan menghasilkan kebiasaan-kebiasaan dan dengan kebisaan tersebut akan menghasilkan kebudayaan, dengan kata lain kebudayaan bersala dari kebiasaan-kebiasaan masyarakat.

Ralph Linton juga mengatakan bahwa, “masyarakat merupakan kelompok manusia yang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai sesuatu kekuatan social dengan batas-batas yang dirumuskan dengan jelas”.

Dalam buku Pengantar Antroplogi, (Koentjaraningrat, 1990:148) “Masyarakat adalah semua kesatuan hidup manusia yang bersifat mantap dan yang terikat oleh satuan adat-istiadat.” Adat-istiadat masih melekat dalam masyarakat, sehingga adat-istiadat mempengaruhi pola kehidupan dalam masyarakat tersebut.

Persamaan pengertian Masyarakat dari sudut pandang ilmu Antropologi dengan ilmu lain adalah masyarakat merupakan satu kesatuan manusia yang hidup bersama, system kehidupan bersama dan menimbulkan kebudayaan sehingga setiap anggota masyarakat tersebut merasa terkait satu sama lain. (Koentjaraningrat, 1990: 145) Ikatan yang membuat suatu kesatuan manusia menjadi suatu masyarakat yaitu pola tingkah laku yang khas mengenai semua factor kehidupannya dalam batas kesatuan itu. Jadi persamaan definisi masyarakt tersebut adalah satu kesatuan yang saling berinterksi secara continue dan saling terikat satu sama lain.

Sedangkan perbedaannya adalah dalam ilmu Antropologi manusia tersebut terikat oleh suatu adat-istiadat yang harus ditaati oleh anggota masyarakat agar mereka bisa menyesuaikan dengan lingkungan dimana ia tinggal. Sedangkan ilmu lain, khususnya sosiologi masyarakat tersebut saling terikat karena persamaan system kehidupan serta memiliki kebudayaan yang sama dan saling melengkapi satu sama lain.

  1. 3. Buatlah definisi kepribadian yang anda ketahui dari beberapa definisi tentang kepribad