Negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyatnya. Unsure terbentuknya suatu Negara menurut konvensi Montevideo 1933 adalah penduduk yang menetap, wilayah tertentu, suatu pemerintahan dan kemampuan untuk berhubungan dengan Negara-negara lain. Meskipun pengakuan suatu Negara dari Negara lain bukan unsure yang menentukan bagi suatu Negara, namun itu merupakan unsure yang sangat penting bagi kelangsungan hubungan antarnegara, karena tidak ada satu Negara pun dapat hidup terasing dari Negara-negara lain. Terutama di era globalisasi sekarang ini, alat-alat komunikasi modern telah mendorong terciptanya hubungan saling tergantung antarnegara-negara didunia.

Menurut J. G. Starke (1989), empat Alasan untuk berhubungan baik denganĀ  Negara lain yaitu,

  1. Kebutuhan untuk melindungi kepentingan Negaranya sendiri, misalnya:
    1. Kebutuhan mendesak untuk memperkuat kedudukan dalam berperang melawan Negara lain.
    2. Melindungi kepentingan warga negaranya yang tinggal di wilayah Negara lain.
  2. Pemeliharaan hubungan baik dengan Negara lain yang cenderung stabil dan baik dalam jangka waktu lama. Misalnya: dalam bentuk hubungan diplomatik.
  3. Kecenderungan yang tidak terelakkan dalam hubungan internasional, misalnya:

Pemerintah inggris pada mulanya tidak mau megakui pemerintahan Republik Indonesia. Namun, Inggris menghadapi kenyataan bahwa pada akhir Perang Dunia II ia harus melucuti dan mengembalikan tentara jepang yang masih ada di Indonesia. Syarat mutlak bagi tentara Inggris untuk dapat melakukan tindakan tersebut adalah melaui kerjasama dengan pemerintah Republik Indonesia.

  1. Suatu Negara ingin member status yang baik dalam hokum internasional dan hokum nasional pada Negara lain.

Dari uraian-uraian diatas Nampak jelas bahwa suatu Negara tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan Negara lain, contohnya Indonesia masih megimpor kendaraan danĀ  mobil, karena Indonesia belum sepenuhnya mampu dapat memenuhi permintaan dari masyarakat, terlebih lagi masyarakat yang ada sekarang ini bersifat konsumerisme, sehingga mau tidak mau harus mengimpor barang-barang untuk memenuhi keinginan consumer.