Manusia adalah makhluk ciptaan Allah. Pada mulanya ia bukanlah apa-apa, tidak ada, tidak wujud, dan tidak berbentuk. Kemudian atas kehendak-Nya ia di ciptakan. Seperti yang terkandung dalam QS. Al Insaan : 1, QS. Maryam : 67.
Tugas Manusia
1. Beribadah kepada Allah
Qs. Adzariat : 6
2. Sebagai pemimpin di muka bumi
Qs. Al Baqarah : 30
Manusia sebagai pemimpin karena:
a. Orang yang dijadikan pemimpin tidak mempunyai kekuasaan yang mutlak.
b. Manusia tidak boleh melampoui batas yang telah ditentukan.
Potensi Dasar Manusia
1. Potensi Internal, potensi yang menyatu dalam diri manusia.
a. Potensi Fitriyah
Allah menciptakan manusia berdasarkan fitrahnya. Fitrah manusia adalah beragama islam.
QS. Ar Ruum : 30
QS. Al A’raf : 172

b. Potensi Ruhiyah
Potensi yang dilekatkan pada hati nurani untuk membedakan dan memilih jalan yang haq dan yang bathil.
QS. Asy Syam : 7- 8

c. Potensi Aqliyah
Terdiri dari panca indera dan akal pikiran. Dengan potensi ini, manusia dapat membuktikan dengan daya nalar dan ilmiah tentang kekuasaan Allah.
QS. An Nahl : 78
QS. Al A’raf : 179

d. Potensi Jasmaniah
Kemampuan tubuh manusia yang telah Allah ciptakan dengan sempurna, baik rupa, kekuatan, maupun kemampuan.
Qs. At Tin : 4
Qs. At Taghabun : 3

2. Potensi Eksternal, tanpa arahan potensi eksternal, maka pitensi internal tidak akan membuahkan hasil.
a. Potensi Huda
Petunjuk Allah yang mempertegas nilai kebenaran yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya untuk membimbing manusia ke jalan yang lurus.
Qs. Al Insaan:3
Qs. Al Baqarah : 38
b. Potensi Alam
Untuk membimbing manusia melaksanakan fungsinya.
Qs. Ali Imran : 190-191
Qs. Al Baqarah ; 21-22

Keistimewaan manusia
1. Dari segi penciptaan (Qs. At-tin : 4)
2. Ada Kehendak (QS. Al insaan : 3)
3. Bisa berbicara
4. Segi kedudukan (Qs. Al Baqarah : 29)
5. Mempunyai moral
6. Mempunyai ilmu