Indonesia merupakan Negara kepulauan terdiri dari beribu-ribu pulau yang terletak antara dua samudera dan dua benua, yang mengakibatkan Indonesia mempunyai banyak ragam kebudayaan dan suku bangsa terbesar di dunia. Dengan beragamnya budaya dan suku bangsa, sehingga Indonesia mempunyai beragam jenis bahasa, seperti bahasa Jawa, bahasa Sunda, bahasa Betawi, dan lain sebagainya. Untuk mempersatukan suku-suku yang ada di Indonesia, maka dibutuhkan bahasa nasional, yaitu bahasa Indonesia. Dengan adanya bahasa nasional tersebut, diharapkan dapat memperlancar komunikasi pada tataran Nasional.

Bahasa Indonesia merupakan bahasa asli Negara Indonesia yang bersumber dari bahasa melayu, sudah menjadi kewajiban sebagai warga Negara Indonesia untuk menjaga dan melestarikan bahasa tersebut, terutama di kalangan remaja. Namun, di era globalisasi dan modernisasi seperti saat ini, kemampuan berbahasa Indonesia yang baku di kalangan remaja semakin menurun dan tingkat kesadaran para remaja dan masyarakat untuk mencintai bahasa Indonesia yang baik dan benar sangat rendah. Tidak heran kalau Negara lain bisa mengklaim bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara mereka, karena warga Indonesia tidak mau menggunakan bahasanya sendiri, padahal sudah jelas bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa asli milik Negara Indonesia yang diperuntukkan bagi seluruh warga negara.

Di zaman yang serba moderen seperti saat ini, banyak remaja yang menggunakan bahasa gaul atau bahasa ABG, padahal bahasa gaul tersebut menyimpang dari kaidah atau tata bahasa Indonesia yang baku. Bahasa gaul digemari para remaja seperti saat ini karena bahasa gaul sangat fleksibel, singkat, santai, dan mudah digunakan diberbagai kalangan karena kata-kata dalam bahasa gaul cenderung pendek. Bahasa tidak hanya digunakan dalam bahasa sehari-hari. Namun, bahasa gaul juga digunakan dalam penulisan majalah-majalah dan novel remaja.

Dengan adanya bahasa gaul atau bahasa ABG tersebut dkhawatirkan mempengaruhi kebanggaan berbahasa Indonesia yang baku, maka diharapkan pemakaian bahasa gaul digunakan secara wajar atau seperlunya saja. Sebaiknya kita menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar pada setiap kesempatan, baik dalam acara formal maupun nonformal. Lingkungan pendidikan formal seperti sekolah, tidak boleh meyepelekan masalah pentingnya berbahasa Indonesia yang baku, sekolah harus menerapkan disiplin berbahasa Indonesia yang baku agar sebagai siswa-siswa yang hidup di era globalisasi tetap bertanggung jawab menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan sekolah dan dalam berkominikasi dengan guru, bahkan di lingkungan masyarakat sekalipun. Selain itu, peran orang tua dalam memberikan pendidikan mengenai pentingnya berbahasa Indonesia yang baik dan benar sangat berpengaruh pada bahasa anak, yaitu dengan melatih anak sejak dini untuk berbicara dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dengan cara-cara seperti itu diharapkan kebanggaan berbahasa Indonesia yang baik dan benar di kalangan masyarakat maupun remaja di era yang serba moderen seperti saat ini tetap ada dan kita tunjukkan pada Negara lain bahwa bahasa Indonesia bisa digunakan dimana saja dan kapan saja terutama di dunia internasional.